Ilustrasi: inilah.com
Aku punya satu mulut dan dari satu mulut itu banyak melahirkan kemungkinan yang tak satu pun bisa menjadi sesuatu yang memungkinkan. Dan benar, dari mulut yang satu itu, aku sering dan bahkan berulang kali melakukan sebuah muslihat terstruktur. Sadar atau tidak, hal itu terjadi pada diriku. Dari mulut yang satu, janji diciptakan, di lain pihak siap diingkari.
Dari mulut yang sama, kebaikan saya tawarkan, tapi ada dusta yang mengekor. Hampir satu warna atau jujur dan muslihat jalan berbarengan.
Mulutku menimbulkan banyak kecurigaan. Kata yang diumbar menjadi penilaian yang serentak menjadi tolok ukur dari pihak pendengar. Di balik kata-kata manis, sering dan bahkan aku rancang sebuah strategi untuk menjatuhkan pihak lain.
Dari mulut inilah, aku memiliki banyak kesempatan untuk melahirkan kepercayaan dari pihak lain yang kelak juga akan dicacimaki dan tidak dipercayai lagi.
Oleh karena itu, mulutku bukan hanya menjadi harimau tetapi bisa menjadi bumerang yang begitu menyakitkan.
Jadi, jangan percaya mulutku jika mencurigakanmu.
Fian N
(Catatan yang tak Pernah Utuh)

Bravo guru👏👏👏👏👏
ReplyDeleteWalee. Sy mau bilang Terima kasih, ame
Delete