Ilustrasi: Pixabay
Jangan berharap bisa menerima jika tidak pernah memberi. Jangan berharap bisa memberi jika tidak pernah menabur, Fian N.
Di tangan ini, semua itu bermula, entah itu memberi atau menerima. Di tangan ini pula, aku pernah menerima beraneka kesedihan yang kau bawakan setelah petualangan malang kau dengannya.
Dari tangan inilah aku belajar bagaimana melepaskan yang tak pantas aku genggam meski telah melewati beberapa musim kenyamanan. Dan, hanya tangan keterbukaan yang bisa ikhlaskan semua itu meski luka kian menganga.
Enak Juga Baca ini: Mulut
Fian N, tukang masak di Pondok Baca Mataleza.

Mantap....lanjutkan
ReplyDeleteTerima kasih, Ame. 🙏
DeleteMantap bung,, lanjutkan ,
ReplyDeleteTerima kasih 🙏
Delete