Ilustrasi: Pixabay
Namun Siapakah aku di matamu? Siapakah aku di dalam perjalanan hidupmu? Apakah aku hanya sebagai ornamen yang tak pernah dipermanenkan? Ah, apakah aku seperti seorang pengemis yang sedang mengemis cinta dan perhatian darimu?
Bukan, bukan seperti itu. Aku telah memberi dari yang kupunya. Kau menerimanya. Tapi, apa yang kau berikan? Sebenarnya aku tak membutuhkan balasan. Tapi, kisah kita lain. Bukan seperti transaksi di pasaran. Ini tentang sebuah ikatan yang butuh kepastian.
Tapi, biarlah, kini kau telah pergi. Pergi dengan segala kenang yang enggan untuk lekang. Aku tak peduli sekarang kau sedang berada dalam pelukan siapa. Aku hanya berharap semoga kau lebih baik dari sebelumnya.
Jaga dia yang mencintaimu tanpa tapi. Jagalah cintanya yang mencintaimu tanpa mengapa. Cintailah dia yang mencintaimu tanpa bagaimana. Sebab, dengan cara demikian, cintamu akan utuh sampai tua menjemput.
Maumere, 2019
Fian N, sedang mewujudkan cita-citanya, menjadi diri sendiri.

Comments
Post a Comment