Skip to main content

Pelaku Bisnis: Jangan 'Gaptek'

 

Sumber gambar diambil dari IG Dumet School. Ini merupakan salah satu poster penawaran yang dilakukan oleh Dumet School. 

Perkembangan teknologi yang begitu pesat akhir-akhir ini, membuat segala segi kehidupan manusia semakin mengasyikkan, penuh harapan, memuat segudang janji, dan sekaligus dipenuhi tantangan serta risiko. Perkembangan teknologi ini tumbuh subur dan menggairahkan. Perkembangan teknologi ini tentu saling kait antarbidang, sehingga setiap perkembangan itu saling memicu antara satu dengan yang lain. Dunia yang dulunya berjalan begitu lamban, kini saling beradu kemampuan, siapa yang akan ada di posisi terdepan. Dunia yang dulunya membuat manusia tidak berdaya, kini semua terasa dipenuhi kemudahan.

Antusias terhadap perkembangan dan kemajuan teknologi bukan hanya mewarnai kehidupan manusia dewasa ini, tetapi sudah merupakan kewajaran sehingga manusia merasa tertantang untuk mencari posisi di mana dia bisa berperan dan menemukan makna kehidupannya di hadapan pesaingnya. Perkembangan teknologi yang begitu dahsyat ini merupakan buah dari kerja pengetahuan manusia berabad-abad lamanya.  

Di dalam dunia bisnis, perubahan pun terjadi. Para pelaku bisnis dipaksakan untuk mampu membaca arah kemajuan dan perkembangan teknologi yang paling mutakhir. Perubahan-perubahan itu terus terjadi, di mana para pelaku bisnis yang dulu hanya bermodalkan penjualan secara ofline, tetapi kini harus bersaing di pasar digital.

Pemasaran digital atau digital marketing yang menurut Wikipedia merupakan suatu usaha untuk mempromosikan sebuah merek dengan menggunakan media digital yang dapat menjangkau konsumen secara tepat waktu, pribadi dan relevan. Mengapa digital marketing itu penting bagi para pelaku bisnis? Berdasarkan pengertian yang ditawarkan itu, serta perkembangan dan kemajuan teknologi yang tak terbendungkan ini, digital marketing sangatlah relevan dengan pekembangan serta kemajuan teknologi saat ini. Para pelaku bisnis dimampukan agar tidak gaptek atau gagap teknologi. Sebab, ada banyak pasar digital yang terus bertambah setiap harinya. Para pelaku bisnis yang gaptek akan mengalami penurunan kunjungan, hilangnya konsumen, dan berdampak pada minimnya pendapatan.

Oleh karena itu, para pelaku bisnis harus mampu melihat peluang dan mengikuti Kursus Digital Marketing guna meningkatkan skil agar bisa bersaing di pasar digital. Dan, salah satu contoh pelaku bisnis digital marketing adalah DUMET School. Contoh yang diambil ini bukan untuk mencuri perhatian melainkan sebuah kenyataan yang memang benar-benar nyata. Mengapa? Karena DUMET School mampu meningkatkan kunjungan konsumen pada setiap penawaran yang dibagikan melalui website. Di sana ada beragam penawaran, jika penasaran kunjungi saja.

Akhirnya, jika semua pelaku bisnis mampu membaca arah perkembangan dan kemajuan teknologi secara tepat, maka marketing digital yang diterapkan itu, tentu membawa dampak positif yang signifikan dalam menunjang pendapatan bisnisnya.

Gurusnia, 2020.


Comments

  1. Makasih K fiand sudah membagikan ilmu buat kita semua

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih woso, ame. Kita ada untuk saling berbagi.

      Delete
  2. Replies
    1. Terima kasih banyak, ade. Sukses juga untuk ade. πŸ™

      Delete
  3. Mantap tmn,,,smgo sukses d tetap smngat πŸ’ͺπŸ’ͺkedepannya,,,TYMπŸ™πŸ™πŸ™πŸ™

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih banyak teman. Siap dan semoga sukses juga

      Delete
  4. Trend saat ini, mayoritas masyarakat pengguna medsos blm melihat hal yang sama, sehingga pemanfaatannya masih sangat emisional dan belum produktif sehingga butuh edukasi yang lebih kreatif.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya, medsos ada dan bermanfaat jika bisa menghasilkan sesuatu yang berfaedah. Soal edukasi, itu kembali kepada diri sendiri.
      Terima kasih sudah mampir πŸ™

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Tips 3 Langkah Menjadi Bodoh

  Sumber: idntimes Oke, please open the door and welcome to my house. Hallo, selamat datang di Catatanalfianus, rumah dengan menu makan pangan lokal. Jangan berharap makan enak apalagi sampai mau tambah, itu tidak ada di rumah ini, tetapi kalau mau coba, silakan, tidak ada batasan waktu atau larangan. Hallo, my dear friends, pada kesempatan ini, saya sebagai tuan rumah akan menyuguhkan sesuatu yang berbeda dari kebanyakan ada di luar sana, di rumah-rumah yang ditemui. Ada banyak yang berbicara bagaimana bisa menjadi pintar, bahagia, dan bahagia, ya bahagia. Tetapi, orang lupa bahwa, saya dan mungkin termasuk kita, tentu perlu belajar untuk menjadi bodoh. Mengapa? Di dunia ini, tidak ada orang yang ingin menjadi bodoh tetapi ada banyak yang memilih terlihat bodoh di hadapan orang lain dan bahkan untuk dirinya sendiri. Itu banyak, banyak sekali di dunia yang penuh sandiwara ini. Bahkan ada banyak orang yang sok pintar di hadapan yang lain. Dan, saya teringat akan Cak Lontong,...

Pondok Baca Mataleza: Kami Mulai Dari Mimpi (Part I)

Gambar: Dokpri Pondok Baca Mataleza Tidak perlu menunggu tidur jika hanya untuk bermimpi (Fian N) Satu minggu sebelum seluruh aktivitas di luar rumah dibatasi, kami (sebut saja: Fian N, Thomi, dan Zeno) telah merencanakan untuk hadirkan komunitas baca di Boawae, Olakile Khususnya. Percakapan kami dimulai dengan pertanyaan dari saudara Zeno melalui mesengger. “Ame, di lemari ada buku apa saja?” tanya Zeno. “Saya buku politik tidak banyak, Ame.” Saya yakin dan menduga bahwa pertanyaan itu merujuk pada buku politik. Saya menebak saja, bahwa jiwa anak muda itu jiwa politik. Dan ternyata dugaan saya itu salah. “Tidak, ame. Saya ni punya semangat mau dorong ame untuk buka taman baca di Boawae la.” Dipenuhi rasa kaget, saya sedang merangkai kembali mimpi. Mimpi yang pernah saya impikan saat sedang menghabiskan rasa malas di kursi kuliah. Tanpa menunggu lama, saya pun menjawab. “Kapan kita kumpul, ame?” Selasa pun tiba, kami berkumpul. Merencanakan dengan segala ide yang tak segan-sega...

Mama

  Gambar: mediaputrabhayangkara.com Dalam dunia kehidupan ada dua macam ibu. Pertama ialah sebutan unt u k seorang perempuan yang melahirkan anaknya. Kedua ialah sebutan untuk perempuan yang merelakan kebahagiaannya sendiri buat anak orang lain. Yang paling istimewa adalah jika dua sifat itu bergabung menjadi dalam satu pribadi. (Arswendo Atmowiloto) Ada yang bilang dirimu cantik. Ada yang bilang dirimu itu puisi yang tak mampu untuk disandingkan dengan apapun. Ada yang bilang dirimu itu bunga, yang tak pernah layu di bawah terik surya. Aku pun bilang, dirimu itu perempuan , y ang bisa menjadi seorang lelaki. Yang bisa menjadi seperti perempuan lain tanpa harus menjadi seperti yang lain. Dengan caramu, dengan segala yang dirimu punya. Mama, nama yang kusebut selalu saat jauh maupun dekat. Bagiku, berada di dekatmu adalah sebuah keharusan. Segala pedih perih hilang seketika ketika belaian tanganmu memainkan rambutku. Baca Juga:  Jejak Kaki Siapa Itu? Suatu hari yang ja...