Skip to main content

Apa Yang Kau Inginkan Selain Setia?

Ilustrasi: Pixabay

Apa yang kau inginkan selain setia? Pasti kau memikirkan kepercayaan. Percaya bahwa dia akan setia jika doa adalah salah satu obat mujarab merekat jarak. Kau yakin itu? Doa akan sia-sia jika tak ada usaha untuk saling memperjuangkan.

Kita tak akan pernah menyebut hujan jika tak ada langit gelap sebelumnya. Sebab, kita sudah percaya bahwa ketika langit gelap, sebentar lagi akan turun hujan.

Laut tak akan tenang jika yang ia Terima adalah pecah ombak pada buritan perahu yang membelah dadanya. Tapi ia percaya bahwa hanya pelaut yang setia menaklukkannya.

Asyik Juga Baca Ini: Tragedi Senin Malam

Kita, sepasang kekasih yang sedang setia untuk saling percaya? Jika, ya. Amin akan segera menemukan aman pada tempatnya. Semoga akan terjawab semesta jika kita mampu berdamai dengan keadaan yang terlalu lama menyiksa.

Apa yang kau inginkan selain setia? Tak ada selain itu, jawabmu. Apakah kau yakin? Ketika keyakinan itu aku lapangkan, maka semua angan pasti menemukan jalan untuk menemukan tempat yang tepat. Sebab, setia adalah segalanya bagi cinta yang biasa-biasa saja. Jawabmu sedikit diplomatis.

Fian N, menyukai kamu dan lombok kecil. Menulis puisi dan sesekali menulis cerita. Dan, itu tak pernah selesai saya lakukan. Tukang masak di Pondok Baca Mataleza.


Comments

Popular posts from this blog

Tips 3 Langkah Menjadi Bodoh

  Sumber: idntimes Oke, please open the door and welcome to my house. Hallo, selamat datang di Catatanalfianus, rumah dengan menu makan pangan lokal. Jangan berharap makan enak apalagi sampai mau tambah, itu tidak ada di rumah ini, tetapi kalau mau coba, silakan, tidak ada batasan waktu atau larangan. Hallo, my dear friends, pada kesempatan ini, saya sebagai tuan rumah akan menyuguhkan sesuatu yang berbeda dari kebanyakan ada di luar sana, di rumah-rumah yang ditemui. Ada banyak yang berbicara bagaimana bisa menjadi pintar, bahagia, dan bahagia, ya bahagia. Tetapi, orang lupa bahwa, saya dan mungkin termasuk kita, tentu perlu belajar untuk menjadi bodoh. Mengapa? Di dunia ini, tidak ada orang yang ingin menjadi bodoh tetapi ada banyak yang memilih terlihat bodoh di hadapan orang lain dan bahkan untuk dirinya sendiri. Itu banyak, banyak sekali di dunia yang penuh sandiwara ini. Bahkan ada banyak orang yang sok pintar di hadapan yang lain. Dan, saya teringat akan Cak Lontong,...

Pondok Baca Mataleza: Kami Mulai Dari Mimpi (Part I)

Gambar: Dokpri Pondok Baca Mataleza Tidak perlu menunggu tidur jika hanya untuk bermimpi (Fian N) Satu minggu sebelum seluruh aktivitas di luar rumah dibatasi, kami (sebut saja: Fian N, Thomi, dan Zeno) telah merencanakan untuk hadirkan komunitas baca di Boawae, Olakile Khususnya. Percakapan kami dimulai dengan pertanyaan dari saudara Zeno melalui mesengger. “Ame, di lemari ada buku apa saja?” tanya Zeno. “Saya buku politik tidak banyak, Ame.” Saya yakin dan menduga bahwa pertanyaan itu merujuk pada buku politik. Saya menebak saja, bahwa jiwa anak muda itu jiwa politik. Dan ternyata dugaan saya itu salah. “Tidak, ame. Saya ni punya semangat mau dorong ame untuk buka taman baca di Boawae la.” Dipenuhi rasa kaget, saya sedang merangkai kembali mimpi. Mimpi yang pernah saya impikan saat sedang menghabiskan rasa malas di kursi kuliah. Tanpa menunggu lama, saya pun menjawab. “Kapan kita kumpul, ame?” Selasa pun tiba, kami berkumpul. Merencanakan dengan segala ide yang tak segan-sega...

Mama

  Gambar: mediaputrabhayangkara.com Dalam dunia kehidupan ada dua macam ibu. Pertama ialah sebutan unt u k seorang perempuan yang melahirkan anaknya. Kedua ialah sebutan untuk perempuan yang merelakan kebahagiaannya sendiri buat anak orang lain. Yang paling istimewa adalah jika dua sifat itu bergabung menjadi dalam satu pribadi. (Arswendo Atmowiloto) Ada yang bilang dirimu cantik. Ada yang bilang dirimu itu puisi yang tak mampu untuk disandingkan dengan apapun. Ada yang bilang dirimu itu bunga, yang tak pernah layu di bawah terik surya. Aku pun bilang, dirimu itu perempuan , y ang bisa menjadi seorang lelaki. Yang bisa menjadi seperti perempuan lain tanpa harus menjadi seperti yang lain. Dengan caramu, dengan segala yang dirimu punya. Mama, nama yang kusebut selalu saat jauh maupun dekat. Bagiku, berada di dekatmu adalah sebuah keharusan. Segala pedih perih hilang seketika ketika belaian tanganmu memainkan rambutku. Baca Juga:  Jejak Kaki Siapa Itu? Suatu hari yang ja...