Skip to main content

Dua Cerita Yang Pendek



Ilustrasi: Pixabay


Lelaki Bangsat!  

Lelaki itu terlihat sedang kebingungan ketika sedang berusaha menerka-nerka isi di dalam baju yang dikenakan perempuan itu. Lelaki itu terus berusaha mencari tahu apa isi di dalamnya. Namun, perempuan itu kelihatannya sedang sibuk menerima dan mengeja suara yang datang dari masa lalu.

 Lelaki itu tak mampu bersabar dan tak mampu menahan perempuan itu untuk mengeja setiap suara yang datang. Sebab, perempuan itu sedang tak ingin untuk diterawang apalagi sampai diraba. Cukup cerita lama yang sudah lelaki itu dengar tanpa harus ikut menjamah juga apalagi sampai adegan selangkangan.

 Lelaki bangsat! Suara perempuan itu tiba-tiba meninggi. Tetapi, tangan lelaki itu semakin liar. Dan, suara perempuan itu kian ragu untuk berkata tidak pada setiap sentuhan jemari itu.

Maumere, 2019

Ketika Lelaki Itu Melihat Belahan Dadamu

Tiba-tiba lelaki itu jatuh cinta padamu, jangan kau kaget. Sebab, pada saat itu ia sedang jatuh cinta pada belahan dadamu. Gaya berpakaianmu yang pres bodi dan gincu yang merekah pada bibirmu itulah yang melahirkan benih-benih nafsu.
Sebenarnya tidak ada yang salah dengan penampilanmu. Isi kepala lelaki dan yang melihatmu, itu yang penuh maksiat.

Jika hasratnya tiba-tiba hilang dan cinta yang awalnya berbunga-bunga seperti bunga pagi hari, maka akan segera layu dengan sendirinya. Sebab, hal itu yang pernah lelaki itu ceritakan kepada saya setelah kau tak ada di sampingku.

Sekarang, kau salahkan siapa, saya atau lelaki itu yang selalu melihat belahan dadamu setiap kali bertatap muka denganmu?


Lelaki bangsat! Kau tiba-tiba menjadi yang paling murka.

Maumere, 2019

Fian N, menyukai kamu dan wangi buku. Cita-cita, ingin tidur lebih nyenyak. Menulis buku puisi, Musafir (Rose Book, 2018). Kerja sawah dan pelihara babi adalah yang sedang dilakukan saat ini.

Comments

Popular posts from this blog

Rumah Yang Teriak Minta Tolong

Ilustrasi: Pixabay Rumah itu sunyi. Ia sembunyi dari keramaian sendiri. Segala perabotannya dibuat dari masa lalu. Penuh dengan kebaikan dan disesaki masalah. Atapnya dari ilalang ingatan. Fondasinya dibuat dari kaki-kaki juang yang sebagian jalang. Semuanya lengkap dengan kesakitan dan kesehatan. Seluruh penghuninya penuh dengan bualan-bualan yang dipaksakan. Semua diberikan sekat-sekat yang teratur.  Setiap pagi, halamannya dipenuhi sampah yang meluap dari got yang datang dari luar pagar. Atapnya ditetesi embun malam yang subuh. Di dapur, ada wangian bumbu nasi goreng yang sedikit hangus. Di meja makan, piring, sendok, dan gelas sedang menunggu pelukan hangat kekenyangan. Semua rapi dan tampak berisi. Lemari dingin penuh dengan kangen dan ciuman, agar selalu awet dan tetap segar, bugar. Buah apel yang dimakan Hawa, ada di dalamnya. Daging domba sisa bakaran oleh Abraham untuk Tuhan pun ada di dalam lemari pendingin.  Setelah siang selesai, sore datang tergesa-gesa. Musi...

Mama

  Gambar: mediaputrabhayangkara.com Dalam dunia kehidupan ada dua macam ibu. Pertama ialah sebutan unt u k seorang perempuan yang melahirkan anaknya. Kedua ialah sebutan untuk perempuan yang merelakan kebahagiaannya sendiri buat anak orang lain. Yang paling istimewa adalah jika dua sifat itu bergabung menjadi dalam satu pribadi. (Arswendo Atmowiloto) Ada yang bilang dirimu cantik. Ada yang bilang dirimu itu puisi yang tak mampu untuk disandingkan dengan apapun. Ada yang bilang dirimu itu bunga, yang tak pernah layu di bawah terik surya. Aku pun bilang, dirimu itu perempuan , y ang bisa menjadi seorang lelaki. Yang bisa menjadi seperti perempuan lain tanpa harus menjadi seperti yang lain. Dengan caramu, dengan segala yang dirimu punya. Mama, nama yang kusebut selalu saat jauh maupun dekat. Bagiku, berada di dekatmu adalah sebuah keharusan. Segala pedih perih hilang seketika ketika belaian tanganmu memainkan rambutku. Baca Juga:  Jejak Kaki Siapa Itu? Suatu hari yang ja...

Tentang Kehilangan Yang Meninggalkan Luka

Ilustrasi:  Pixabay Saya pernah kehilangan seseorang yang dulunya saya kagumi dan saya banggakan. Yang saya cintai yang saya sayangi. Iya, benar. Saya alami itu. Teman saya bercerita dengan serius. Saya juga dengar dengan serius. Iya, sebagai teman. Saya dan juga Anda harus berani ambil sikap untuk menjadi pendengar tanpa harus membantah. Biarkan dia bercerita sepuasnya. Biarkan unek-uneknya ke luar. Ia diam sejenak. Lalu melanjutkan lagi.  Kami memulai sebuah hubungan karena suka sama suka dan atas dasar cinta yang sama. Cinta, ya, cinta. Lagi dan lagi karena cinta, kami disatukan. Kami berencana untuk tidak memberitahu siapa pun tentang hubungan kami ini. Juga tidak kepada orang tua kami. Kami sepakat dan dalam kesepakatan itu kami berjanji untuk tidak melakukan sebuah hubungan yang laiknya pasutri baru. Namun, akhirnya kami jatuh juga dalam sebuah cinta yang erotis. Cinta yang datang karena nafsu. Kami tuntaskan itu dengan penuh sungguh. Penuh seluruh dan tan...